Header Ads

Header ADS

Kronologi Kecelakaan GWM Tank di Palmerah, Ojol Tewas dan Sejumlah Kendaraan Rusak



JAKARTA, Faktaterkini.net -

Kecelakaan beruntun yang melibatkan mobil GWM Tank terjadi di Jalan Kamboja Raya, Kota Bambu Utara, Palmerah, Jakarta Barat, Rabu (7/10/2026) malam. Insiden yang terjadi sekitar pukul 22.30 WIB itu menewaskan seorang pengendara sepeda motor yang merupakan pengemudi ojek online (ojol) berinisial MT (59). 


Mobil yang dikemudikan FS (40) tersebut menabrak sejumlah kendaraan, dua gerobak las, pot bunga, hingga pagar besi gerbang perusahaan. Akibat kejadian itu, pengendara motor lainnya berinisial N (28) mengalami luka pada kaki kanan.


Berdasarkan keterangan Kanit Gakkum Satlantas Polres Metro Jakarta Barat AKP Joko Siswanto, mobil GWM Tank melaju dari arah utara menuju selatan di Jalan Kamboja Raya sebelum menabrak sejumlah benda dan kendaraan di sepanjang jalan.


Mobil sempat berhenti di pos RW Salah seorang warga yang menyaksikan kejadian, Asep, mengatakan, mobil tersebut sempat berhenti di sebuah pos sebelum kembali melaju dan menabrak sejumlah benda serta kendaraan. 


"Nah dia sempat berhenti dulu di pos, terus jalan. Nah baru dia tuh dari situ oleng tuh. Nabrak pot dulu, terus motor, baru gerobak las, baru ke sononya lagi ibu-ibu, ke sononya lagi ojol, ke sononya lagi mobil parkir, udah," kata Asep kepada Kompas.com di lokasi, Kamis (8/10/2026).


Asep menyebut, pengemudi berada di dalam mobil bersama istrinya saat kejadian. Setelah kecelakaan, pengemudi dan istrinya sempat dibawa ke pos RW untuk menghindari amukan warga.


"Pengemudinya diamankan dulu di pos, biar enggak diamuk warga. Nah pas diinterogasi saya kurang merhatiin," ujarnya. Warga lainnya, Sutrisno, menduga kecelakaan tersebut didahului cekcok di jalan. Menurut dia, dua orang yang terlibat sempat berhenti di pos RW sebelum kembali melanjutkan perjalanan. "Iya, terus berhenti di pos itu. Berhenti bentar. Langsung jalan tuh, langsung berantem lagi," kata Sutrisno.


Meski demikian, dugaan adanya cekcok sebelum kecelakaan tersebut masih berdasarkan keterangan warga. Polisi belum memastikan penyebab kecelakaan karena penyelidikan masih berlangsung. Mobil menabrak gerobak las  AKP Joko Siswanto menjelaskan, kecelakaan bermula ketika mobil GWM Tank yang dikemudikan FS menabrak gerobak las milik warga di dekat sebuah warung. 


Mobil itu kemudian terus melaju dan kembali menghantam gerobak las serta sepeda motor yang sedang terparkir. Kendaraan tersebut selanjutnya menabrak dua pengendara motor yang melaju searah, yakni Honda Vario bernomor polisi B 5073 BTF yang dikendarai N dan Honda bernomor polisi B 3438 TTJ yang dikendarai MT. Setelah menabrak kedua pengendara motor, mobil oleng ke kiri dan menghantam Daihatsu Ayla bernomor polisi B 2071 POV yang sedang terparkir.


"Dorongan dari kendaraan tersebut membuat mobil Ayla bergerak ke depan hingga menabrak pagar pintu besi gerbang milik PT SPX," ujar Joko. Mobil GWM Tank akhirnya berhenti dalam posisi terbalik setelah menabrak sejumlah kendaraan dan benda di sekitarnya. 


Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi pada Kamis (8/10/2026), sejumlah fasilitas warga mengalami kerusakan. Pot bunga dan gerobak las terlihat rusak, sedangkan gerbang besi perusahaan yang digunakan sebagai gudang pengiriman barang roboh akibat benturan.


Jarak dari titik awal mobil menabrak pot bunga hingga akhirnya berhenti setelah menghantam mobil yang terparkir diperkirakan lebih dari 50 meter. Pengendara ojol tewas di lokasi Kecelakaan tersebut menyebabkan MT mengalami luka di bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. 


Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD Kabupaten Tangerang untuk keperluan visum. Sementara itu, N mengalami memar pada kaki kanan dan mendapatkan perawatan di RS Bhakti Mulya.


Selain menimbulkan korban jiwa dan luka-luka, kecelakaan tersebut merusak sejumlah kendaraan. Mobil GWM Tank mengalami kerusakan pada bodi depan, sedangkan sepeda motor yang terlibat mengalami kerusakan pada bagian bodi. 


Daihatsu Ayla yang terparkir juga mengalami kerusakan pada bagian depan dan belakang. Pengemudi masih diperiksa polisi Panit Laka Lantas Jakarta Barat Ipda Deddy Mohammadi mengatakan, pengemudi GWM Tank berinisial FS masih diamankan untuk menjalani pemeriksaan di kantor polisi.


"Yang bersangkutan sedang dimintai keterangan. Saat ini masih di kantor. Kami amankan untuk dimintai keterangan di kantor," kata Deddy. Deddy menegaskan, perkara tersebut masih dalam tahap penyelidikan. Polisi belum dapat menyimpulkan penyebab pasti kecelakaan karena pengemudi masih dimintai keterangan. "Statusnya masih dalam lidik, masih penyelidikan," tuturnya.


Polisi telah meminta keterangan sejumlah saksi dan mengamankan kendaraan yang terlibat sebagai barang bukti. Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan maut tersebut masih didalami.  


Sumber: Kompas.com

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.