Diduga Korsleting Listrik, Toyota Veloz Terbakar di Jalan Raya Slarang Cilacap
CILACAP, Faktaterkini.net -
Sebuah mobil Toyota Veloz bernomor polisi AB 1702 QW terbakar saat melintas di Jalan Raya Slarang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Selasa (6/10/2026) malam. Api muncul diduga akibat korsleting listrik pada komponen kendaraan.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Cilacap, Gatot Arif Widodo mengatakan, kebakaran diketahui sekitar pukul 20.45 WIB. Saat itu, pengemudi mencium bau gosong sebelum melihat api muncul dari bagian bawah dasbor.
"Awalnya pengemudi mencium bau seperti gosong. Setelah dicek, ternyata ada api yang muncul dari bagian bawah dasbor," kata Gatot kepada wartawan, Rabu (7/10/2026). Api kemudian dengan cepat menjalar dan membakar bagian dalam kendaraan.
Pengemudi selanjutnya menghubungi Pos Damkar Cilacap untuk meminta bantuan. Laporan tersebut diterima petugas sekitar pukul 21.13 WIB. Sambil menunggu kedatangan petugas, seorang relawan pemadam kebakaran (Redkar) berupaya memadamkan api menggunakan tiga alat pemadam api ringan (APAR) dengan total kapasitas sekitar 7 kilogram. "Relawan sudah mencoba melakukan pemadaman menggunakan tiga APAR, tetapi api belum berhasil dipadamkan," ujar Gatot.
Tak Ada Korban Jiwa Maupun Luka Petugas Pos Damkar Cilacap kemudian menuju lokasi. Setelah tiba, petugas langsung melakukan pemadaman untuk memastikan api tidak kembali membesar. "Petugas langsung melakukan pemadaman, kemudian dilanjutkan dengan pendinginan dan overhaul untuk memastikan tidak ada bara atau sumber api yang masih tersisa," kata Gatot. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Sementara itu, kendaraan mengalami kerusakan akibat terbakar.
Gatot mengatakan, penyebab kebakaran untuk sementara diduga berasal dari korsleting listrik pada komponen kendaraan. "Untuk dugaan awal, kebakaran disebabkan korsleting listrik pada komponen kendaraan.
Namun untuk taksiran kerugian masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian," ujarnya. Penanganan kebakaran berlangsung aman dan terkendali.
Petugas kemudian melakukan pendataan dan pelaporan setelah memastikan kondisi di lokasi sudah aman.
Sumber: Kompas.com
Tidak ada komentar